7 September 2010
Halaman Depan Farmacia
Forum diskusi Farmacia
Alamat Redaksi Farmacia
Berlangganan online Majalah Farmacia
   
MEMBER LOGIN
UID :
PWD :
   
Forget password?
Home
Artikel Terbaru
AULA
KILAS
RACIKAN UTAMA
MEDIKAMENTOSA
PROMINENSIA
RACIKAN KHUSUS
ETIKOLEGAL
GERAI
BEJANA
SIMPOSIA
KASUS
INFO BPOM
ETALASE
ALBUM
TEKNIKA
PUSTAKA
FITOFARMAKA
ULAS OBAT
KOLOM
UNIVERSITARIA
ADVERTORIAL
Berita Farmacia
Arsip Majalah
Katalog Buku
Pasang Iklan
Hubungi Kami

  















Penyakit Hati pada Anak Sering tak Terdeteksi 
Print this article Email this article to friend
KILAS - Edisi Mei 2010 (Vol.9 No.10)

Dokter barangkali perlu lebih waspada dan lebih teliti dalam melihat indikasi penyakit hati pada anak. Sebab sebuah penelitian baru menemukan bahwa penyakit hati pada anak sering kali tak terdeteksi.

Tes yang mencari aktivitas serum aminotransferease alanine (ALT) dirancang untuk mendeteksi adanya penyakit hati atau kelainan yang disebabkan oleh obat. Namun, tiap dokter berbeda dalam memberikan penilaian atas level tes yang dianggap sebagai tanda adanya masalah. Dan karena itu pula, mereka sering salah menafsirkan hasil tes yang digunakan untuk mendeteksi penyakit hati kronis pada anak-anak.

Dalam penelitiannya, Dr. Jeffrey Schwimmer, profesor pediatrik di University of California, San Diego, School of Medicine dan direktur Lemak Hati Rady Clinic di Children's Hospital, San Diego menemukan ada interpretasi yang bervariasi di antara berbagai rumah sakit dalam nilai ALT yang tak dapat mereka sesuaikan secara biologis. Artinya, anak yang diidentifikasi dengan penyakit hati di salah satu rumah sakit akan tak terdeteksi di tempat lain.

Para peneliti melaporkan bahwa level normal atas untuk anak perempuan adalah 22 dan untuk anak laki-laki, 25. Namun, dokter biasanya memikirkan level normal atas lebih dari dua kali. Hal ini menurut mereka menunjukkan bahwa banyak kasus penyakit hati kronis yang tidak terjawab.

Temuan tersebut menurut Schwimmer relevan teradap lebih dari 25 juta anak di Amerika Serikat. "Bayangkan seorang dokter anak yang melakukan skrining penyakit hati seorang anak berdasarkan guideline saat ini, tetapi tak pernah tahu bahwa anak tersebut benar-benar mengidap penyakit hati karena sistem elektronik medis di laboratorium tidak memberikan tanda akibat nilai ambang batas ALT yang salah." Temuan ini telah diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology edisi April


Seperti tercetak di Majalah Farmacia Edisi Mei 2010 , Halaman: 13 (324 hits)

Kirimkan Komentar Anda
Nama :
Email :
Komentar Anda :
   
 Ubah image
 Tulis karakter tertulis diatas