|
Tinjauan Farmako-ekonomi dalam Switch Therapy Antibiotik
|
|
|
Ada beberapa strategi untuk menekan biaya terapi antibiotik. Pemilihan antibiotik yang tepat di rumah sakit, meneruskan terapi antibiotik dari rumah sakit ke rumah, dan melakukan switch therapy. Cefixime, merupakan salah satu antibiotik oral yang tepat untuk switch therapy, dari sisi efikasi maupun biaya. Cefixime, antibiotik oral pertama dari golongan sefalosporin genarsi ketiga, biasanya digunakan untuk infeksi salura pernasapan atas maupun bawah, otitis media, sinusitis, infeksi saluran kemih, dan gonnorhea. Karakteristik obat ini membuatnya efektif jika diberikan sati atau dua kali sehari, di antaraya waktu paruh 3-4 jam, aktivitasnya dalam membasmi patogen, serta konsentrasi serum maupun intesstisial yang lebih besar dibandingkan MIC dari sebagian besar patogen selama levbih dari 24 jam setelah pemberian dosis 400 mg...
|
|
|
|
Meredam bakteri Gram-Negatif pada Infeksi di Rumah Sakit
|
|
|
Untuk membasmi infeksi yang diperoleh di rumah sakit dibutuhkan strategi tersendiri, mengingat sebagian besar disebabkan bakteri Gram-negatif yang pintar dan mudah menjadi resisten. Infeksi yang diperoleh di rumah sakit merupakan salah satu ancaman serius bagi keselamatan pasien. Di tahun 2002, diperkirakan 1,7 juta infeksi terjadi di rumah sakit atau sekitar 4,5 per 100 orang yang dirawat. Sebagian besar (99.000 orang) meninggal menyebabkan infeksi terkait perawatan rumah sakit menduduki peringkat keenam sebagai penyebab kematian di Amerika Serikat. Kondisi yang sama juga ditemukan di Eropa...
|
|
|
|
Tenaga Pengajar Harus Cukup
|
|
|
Perubahan penyelenggaraan pendidikan untuk spesialis merupakan hal
yang bagus. Tapi, perlu dipikirkan berbagai hal yang menunjang, seperti
apakah kita memiliki tenaga pengajar yang cukup? Karena tanpa tenaga
pengajar yang cukup saya rasa hal ini sulit untuk dilakukan. Di lain
pihak, kita lihat di banyak daerah di Indonesia ini kekurangan tenaga
pengajar, bahkan dokter spesialis. Tenaga pengajar pun tentunya tidak
hanya mengajar, mereka tentu harus berpraktek juga, karena imbalan
sebagai tenaga pengajar tidak mencukupi. Selain itu, perubahan
ini tentunya akan membuat biaya pendidikan semakin mahal. Nah, hal ini
tentunya perlu dipikirkan, jangan sampai hanya mereka yang mampu saja
yang bisa melanjutkan pendidikan kedokteran. Kecenderungan biaya
pendidikan kedokteran yang semakin meningkat sudah terlihat saat ini
|
|
|
|
Pentingnya Perangkat Penguji Kompetensi
|
|
|
Piramida Miller mengungkap 4 tingkat kompetensi terdiri dari Knows, Knows How, Show How, dan Does. Seorang spesialis harus melewati tahap demi tahap tingkat tersebut hingga mampu mencapai kompetensi tingkat Does. Dalam pendidikan kedokteran, selain materi dan metode pembelajaran yang memadai, perangkat pengujian yang tepat juga memegang peranan penting untuk mengukur kompetensi yang dimiliki oleh seorang calon dokter spesialis. Miller (1990) mengemukakan 4 tingkat jenis kompetensi mulai kognisi hingga perilaku yang terdiri dari Knows, Knows How, Show How, dan Does. Seorang spesialis harus melewati tahap demi tahap tingkat kompetensi tersebut, dan pada akhirnya mampu melakukan kompetensi pada tingkat Does pada piramida Miller...
|
|
|
|
Mencari Metode Pembelajaran Pendidikan Spesialis
|
|
|
Tuntutan terhadap performa dokter yang lebih ciamik, tanggapan untuk deret penyakit yang bertambah, mutasi agen-agen pemicu penyakit, resistensi obat, perimbangan dokter ahli dengan masyarakat yang dilayaninya adalah sedikit dari tumpukan masalah di ranah medis. Bagaimana menerjemahkannya dalam proses pendidikan spesialis? Kemajuan dunia medis terlihat dari sisi diagnostik, medikasi, perawatan penyakit, turunan ilmu kedokteran, dan farmasi yang menuntut ahli medis untuk menguasai perkembangan tersebut. Hal tersebut bisa menjadi beban, baik bagi dokter senior yang memiliki tugas sebagai pendidik maupun sebagai dokter muda (residen) yang harus menguasai bidang ilmunya...
|
|
|
Total
1790 artikel.
Hal. 6
dari 358
|
|
 |

Volume.10 Nomor.1
Agustus 2010
|
|
|
|