10 September 2010
Halaman Depan Farmacia
Forum diskusi Farmacia
Alamat Redaksi Farmacia
Berlangganan online Majalah Farmacia
   
MEMBER LOGIN
UID :
PWD :
   
Forget password?
Home
Artikel Terbaru
AULA
KILAS
RACIKAN UTAMA
MEDIKAMENTOSA
PROMINENSIA
RACIKAN KHUSUS
ETIKOLEGAL
GERAI
BEJANA
SIMPOSIA
KASUS
INFO BPOM
ETALASE
ALBUM
TEKNIKA
PUSTAKA
FITOFARMAKA
ULAS OBAT
KOLOM
UNIVERSITARIA
ADVERTORIAL
Berita Farmacia
Arsip Majalah
Katalog Buku
Pasang Iklan
Hubungi Kami

  














WHAT'S NEW
Risiko Tumor pada Stem Sel bisa Diturunkan
Uji HPV DNA Lebih Sensitif daripada Sitologi
Glukosamin tak Bermanfaat untuk Nyeri Pinggang
Solusi Manis Deteksi Prediabetes
Target BP untuk Diabetes: 130 atau 140?
TOP HITS
Penyakit Hati pada Anak Sering tak Terdeteksi (329 hits)
Risiko Kanker Ginjal pada Pasien Hepatitis C (289 hits)
Perangkat Kompresi Cegah Pembekuan Darah (284 hits)
Prevalensi Epilepsi Tinggi terkait FASD (271 hits)
Obesitas Tingkatkan Risiko Cacat Jantung pada Bayi (208 hits)

GERAI


Wujudkan Uji Klinik Berkualitas
GERAI - Edisi Agustus 2010 (Vol.10 No.1)

Nyatanya statemen di atas baru berangkat di sekitar wacana dan belum pada prakteknya. Sebagai target pasar Indonesia dibanjiri aneka produk farmasi lokal dan internasional. Kemajuan di bidang kesehatan di ranah praktisi dan medikasi tak menggiring rencana uji klinik internasional terselenggara di Indonesia.

"Seorang senior executive farmasi internasional pernah melontar keprihatinannya mengapa Indonesia tidak dikenal dalam uji klinik berkelas internasional. Keberadaannya kalah dengan negara Asia lainnya seperti Thailand, Malaysia dan China," ungkap Prof. Dr. Ryanto Setyabudi dalam pembukaan seminar IASMED pada 19 Juni lalu di hotel Borobudur Jakarta...


Sahabat Diabetisi Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan
GERAI - Edisi Agustus 2010 (Vol.10 No.1)

Berdasarkan penelitian yang dilakukan National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases di Amerika dan Kanada, terhadap 1400 pasien diabetes tipe 1 menunjukan bahwa penyandang diabetes tipe 1 yang menggunakan terapi insulin intensif (menyuntik insulin 3x/hari atau lebih atau menggunakan pompa insulin dengan disertai pemeriksaan gula darah dan edukasi yang memadai) mempunyai risiko komplikasi jangka panjang yang lebih kecil dibandingkan dengan  penyandang diabetes tipe 1 yang menggunakan terapi insulin konvensional (menyuntik < 3x/hari dengan pemeriksaan gula darah 1 atau 2 kali/hari). Penyandang diabetes yang menggunakan terapi insulin intensif memiliki risiko 60% lebih kecil untuk menderita komplikasi mata (retinopati), syaraf (neuropati), dan ginjal (nefropati) dibandingkan terapi insulin konvensional. Berdasarkan penelitian tersebut, dapat disimpulkan pentingnya menjaga kadar gula darah untuk mencegah komplikasi diabetes jangka panjang (gambar 1)...


Terapi Vitiligo dengan Kortsikosteroid Topikal
GERAI - Edisi Agustus 2010 (Vol.10 No.1)

Vitiligo adalah penyakit yang masih menyimpan misteri. Banyak sekali patogenesis yang sudah diidentifikasi dalam beberapa tahun terakhir, namun tetap saja terapi penyakit ini masih merupakan tantangan tersediri. Vitiligo terjadi karena hilangnya melanosit pada area-area depigmentasi. Faktor genetik, penyakit autoimun, terganggunya saraf dan faktor pertumbuhan hingga kerusakan metabolisme yang diturunkan dan memicu apoptosis melanosit disebut-sebut sebagai faktor penyebab kelainan ini.

Vitiligo secara fisik nampak sebagai perubahan warna kulit akibat hilangnya pigmen yang disebut melanin, yang diproduksi di sel-sel melanosit. Melanosit memproduksi melanin yang sebagian besar ditransfer ke sel-sel kulit yang disebut keratinosit. Jika melanosit menghilang, seperti pada vitiligo, melanin tidak terbentuk dan kulit menjadi lebih terang atau putih sepenuhnya. Dan, bercak putih di kulit ini menetap karena melanosit secara umum tidak membentuk melanosit baru untuk menggantikan yang hilang...


Tangani TB Anak dengan Terapi Tepat
GERAI - Edisi Agustus 2010 (Vol.10 No.1)

Siapa yang tidak kenal dengan tuberkulosis (TB)? TB ternyata adalah penyakit usang yang sudah ditemukan sejak jaman Mesir kuno. Meski usang, tapi penyakit ini masih belum bisa juga dibasmi di muka bumi. TB bukanlah penyakit yang hanya dapat diderita orang dewasa. Anak-anak pun terancam. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan terdapat lebih dari 250.000 anak menderita TB dan 100.000 di antaranya meninggal dunia. Di sinilah masalah mulai muncul. Insiden yang terus merangkak tidak disertai dengan kemudahan menegakkan diagnosis sedini mungkin...


Menepis Anggapan Buruk Imunisasi
GERAI - Edisi Agustus 2010 (Vol.10 No.1)

Salah satu hambatan program imunisasi adalah kerap muncul isu seputar vaksin yang menyesatkan.

Anak bukanlah miniatur orang dewasa. Oleh karena itu, merawat, membesarkan, dan mendidik anak harus disesuaikan menurut tahapan perkembangan anak. Siapakah yang disebut anak? Dr. Soedjatmiko, Sp(K), MSi, dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM dalam sebuah acara pers di Jakarta akhir Juni lalu mengatakan bahwa sebutan anak adalah untuk janin sejak dalam kandungan, hingga berumur 18 tahun. Faktanya, semua orang tua menginginkan anaknya tumbuh sehat, tidak sakit, tidak cacat, mengalami tumbuh kembang optimal dengan fisik kuat, cerdas kreatif, dan berperilaku baik. Namun, ada kalanya, seorang anak bisa mengalami sakit. Penyebab sakit bermacam-macam, mulai dari infeksi hingga degeneratif...


Total 332 artikel. Hal. 1 dari 67


atau langsung ke halaman :




Catatan: artinya hanya premium member Farmacia yang dapat membaca artikel ini. Premium member adalah pelanggan Majalah Farmacia Edisi Cetak

Silahkan Anda menghubungi kami atau mengisi formulir berlangganan online untuk berlangganan Majalah Farmacia.

Volume.10 Nomor.1
Agustus 2010
     Langganan Baru
     Katalog Majalah
     Info Pelanggan
     Komentar

Vitiligo: A Monograph on the Basic and Clinical Science

Psoriasis, Vitiligo

Multiple Sclerosis As A Neuronal Disease

Neurologi

The Realities of Aging: An Introduction to Gerontology (6th Edition)

Gerontologi